Lhoksukon - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Malikussaleh Kelompok 217 melakukan sosialisasi pemanfaatan teknologi untuk pembelajaran kepada sejumlah guru di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 7 Baktiya Barat Aceh Utara pada Sabtu (01/02/2025).|
Upaya peningkatan kompetensi tenaga pendidik dalam menghadapi tantangan era digital dilaksanakan melalui pelatihan pemanfaatan teknologi di SD Negeri 7 Baktiya Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para guru dengan pemahaman serta keterampilan teknis dalam mengintegrasikan perangkat digital ke dalam proses belajar mengajar.
Materi dan Aplikasi Pendukung
Pelatihan ini difokuskan pada pengenalan dan penguasaan berbagai platform digital yang dapat menunjang efektivitas instruksional di dalam kelas. Materi yang disampaikan meliputi:
- Optimalisasi Perangkat Presentasi: Penggunaan aplikasi seperti Microsoft PowerPoint untuk menciptakan materi ajar yang lebih terstruktur.
- Pemanfaatan Media Interaktif: Eksplorasi berbagai media berbasis teknologi guna meningkatkan kreativitas guru dalam menyampaikan materi agar lebih menarik bagi siswa.
Tujuan dan Fokus Pengembangan
Inisiatif ini dirancang sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan di tingkat dasar. Beberapa poin utama dari tujuan kegiatan ini adalah:
- Adaptasi Teknologi: Membantu tenaga pendidik agar lebih familiar dan terbiasa menggunakan instrumen digital dalam rutinitas mengajar.
- Peningkatan Kreativitas: Mendorong terciptanya suasana kelas yang dinamis melalui pemanfaatan konten audio-visual.
- Kesiapan Era Digital: Menyiapkan perangkat sekolah dalam menghadapi transformasi pendidikan berbasis teknologi informasi.
Dampak bagi Proses Belajar Mengajar
Melalui penguasaan teknologi ini, para guru diharapkan mampu memberikan wawasan baru dalam metode pengajaran yang lebih modern. Peningkatan kecakapan digital ini diproyeksikan dapat memberikan dampak langsung terhadap kualitas pemahaman siswa serta efisiensi penyampaian kurikulum di sekolah. Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memperkecil kesenjangan literasi digital di lingkungan sekolah, sekaligus menjadi modal dasar bagi pengembangan kualitas sumber daya manusia di sektor pendidikan secara berkelanjutan.